Robert Farah terbukti melakukan doping dan harus didiskualifikasi dari Austalia Open

Robert Farah

Beritatenis.com – Berita Tenis – Doping adalah salah satu barang paling diharamkan di dalam pentas olahraga manapun. Pemain yang terbukti menggunakan doping sudah bisa dipastikan akan mengalami diskualifikasi tanpa terkecuali. Sayangnya, hal ini bukan membuat orang jera namun terkadang malah membuat orang melakukan doping seperti kasus yang terjadi pada Robert Farah di Australian Open saat ini.

Terbukti menggunakan doping

Pemain tenis dunia, Robert Farah, resmi keluar dari Australia Open setelah dinyatakan positif menggunakan steroid. Atlet berusia 32 tahun itu menyalahkan makanan daging yang ia makan di negara asalnya di Kolombia. Farah dinyatakan oleh Federasi Tenis Internasional (ITF) bahwa dia telah dites positif memiliki kandungan steroid anabolik Boldenona di dalam tubuhnya.

Bintang tenis yang bermain di dalam tim ganda ATP tahun ini pada tahun 2019 dengan rekannya, Juan Sebastian Cabal, bermain dengan sangat baik dimana ia mempertahankan rekor bersih sebelumnya. Dua minggu sebelum tes disebutkan, Farah telah melakukan tes anti-doping di Shanghai yang memiliki hasil negatif.

Robert Farah membela diri dan menyalahkan hasil tes karena daging yang ia makan di kolombia

Ia juga berkata kalau ia telah diuji setidaknya 15 kali secara acak di sirkuit internasional sepanjang tahun dengan hasil negatif dari substansi steroid yang sama. Farah sendiri membela diri dan mengatakan kalau Komite Olimpiade Kolombia pada tahun 2018 memberi tahu kalau zat steroid ini sering ditemukan dalam daging Kolombia dan dapat mempengaruhi hasil tes atlet.

Farah berjanji pada penggemarnya bahwa dia akan bekerja untuk membuktikan bahwa dia tidak menggunakan steroid. Farah saat ini  merasa tenang dan percaya diri dalam hasil dari proses ini karena ia selalu bertindak dengan benar dan jujur ​​dalam hidupnya, aku Farah saat diwawancarai. Selain itu ia berkata akan bekerja lebih keras dari sebelumnya untuk kembali ke dalam pertandingan dalam waktu sesingkat mungkin.

Hal ini tentunya bisa menjadi pelajaran untuk pemain lain agar lebih berhati hati dalam diet yang mereka lakukan. Apapun alasannya tertangkap memiliki substansi doping seperti steroid sudah pasti menyalahi aturan, dan hukuman diskualifikasi ini sudah sangat tepat untuk diterapkan. Inilah mengapa hal ini bisa menjadi pembelajaran untuk yang lainnya.