Rafael Nadal Masih Favorit di Ajang Prancis Terbuka 2020

Rafael Nadal Masih Favorit di Ajang Prancis Terbuka 2020

Petenis asal Spanyol, Rafael Nadal memang tersingkir lebih awal di ajang Italia Terbuka 2020 beberapa waktu lalu. Kendati demikian, dia tetap jadi unggulan alias kandidat juara di ajang French Open atau Prancis terbuka 2020 mendatang.

Memang tidak bisa dipungkiri bahwa Rafael Nadal tampak ‘berjodoh’ dengan ajang Grand Slam Prancis Terbuka. Hal itu nampak dari prestasinya, dimana Pria berusia 34 tahun tersebut sudah memenangkan 12 gelar juara di ajang French Open.

Tapi tantangan yang lebih berat mungkin akan ditemui Nadal pada French Open tahun ini. Pasalnya, ada dua pesaing yang sedang melejit, seperti Novak Djokovic yang baru saja menjuarai Italia terbuka 2020, dan Dominic Thiem yang menjuarai ajang AS Terbuka 2020.

DIPERSULIT KONDISI CUACA

Selain itu, mengingat French Open baru akan digelar pada Oktober mendatang, cuaca yang lebih dingin akan jadi hambatan untuk bermain optimal.

Terbukti, Rafael Nadal tampil kurang maksimal di cuaca yang lebih dingin pada ajang Italia Terbuka kemarin. Dia bahkan dikalahkan di babak perempat final oleh Petenis asal Argentina, Schwartzman.

Mungkin performanya dalam pertandingan tersebut sedikit banyak dipengaruhi waktu Vakumnya selama enam bulan terakhir ini.

Namun begitu, salah satu mantan petenis nomor satu dunia, Jim Courier meyakini bahwa Nadal masih favorit di ajang Prancis terbuka 2020 nanti.

“Di atas kertas, ia pastinya difavoritkan. Tetapi saat ini tidak mudah bagi Rafa setelah enam bulan vakum. Ia adalah salah satu petenis yang tidak melakoni ajang eksibisi selama vakum.”

“Ia secara terbuka mengungkapkan bagaimana ia membutuhkan pertandingan demi merasa nyaman dan percaya diri. Pastinya ia akan merasa cemas. Tetapi saya pikir hal itu tidak akan banyak mengganggunya pada pekan pertama.” Kata Jim.

BOBOT BOLA LEBIH BERAT

Mark Petchey, mantan petenis asal Inggris ini juga menilai bahwa Rafael Nadal bakal membutuhkan waktu adaptasi dengan bola yang baru.

“Ada bola yang berbeda pada musim ini, mereka menggunakan Wilson, tampaknya lebih lambat dari bola musim lalu yang berasal dari Babolat, dan bolanya lebih besar, yang akan membuat semuanya semakin berat bagi Rafa.” Kata Petchey.

Sumber : terbit.com